Karakter orang beriman di Al-Qur’an

Al-Qur’an telah menuliskan karakter orang beriman dalam surat Al-Baqarah. Dalam surat tersebut menerangkan secara gamblang beberapa karakteristik orang-orang yang beriman dan mereka termasuk orang-orang yang beruntung. Seperti yang dijelaskan dalam Q.S Al Baqarah 1-5.

Kedudukan orang beriman di Al quran

Karakter orang-orang beriman yang tertulis di dalam Al qur’an

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ

الم ﴿١﴾ ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ ﴿٢﴾ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ ﴿٣﴾ وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ ﴿٤﴾ أُولَـٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٥

 

 

Ini huruf yang dibaca secara alphabet. Alif lām mīm. Surah-surah yang dibuka dengan alphabet seperti ini sebanyak 29 surah. Surah pertama yang dimulai dengan alfabet ini adalah Surah Al-Baqarah dan terakhir adalah Surah Al-Qalam. Nūn. Ada yang dimulai dengan alfabet tunggal seperti Shād, Qāf, Nūn; ada yang dimulai dengan dua huruf alfabet, seperti Thā hā, Ya Sin, dan Ha mim; dan  ada yang tiga huruf, empat huruf dan lima huruf. Nabi SAW tidak menafsirkannya. Dengan demikian diterjemahkan Alif lām mīm, Allah-lah yang mengetahui maksud dan tujuannya.

الـم

Al-Qur’an yang dibacakan oleh Rasul SAW kepada orang lain.

الْكِتَابُ

Tidak diragukan lagi bahwa Al Qur’an adalah wahyu dan firman Allah yang diturunkan kepada Rasul SAW.

لَا رَيْبَ

Petunjuk jalan yang membawa seseorang untuk mendapatkan kebahagian dan kesempurnaan dunia dan Akhirat.

فِيهِ ۛ هُدًى

Untuk orang-orang yang bertaqwa. Artinya takut akan azab Allah dengan mentaati perintah-Nya dan menjauhi larangannya.

لِّلْمُتَّقِينَ

Membenarkan secara mutlak segala sesuatu yang disebut ghaib dan tidak dapat diindera, seperti Allah, secara zat dan sifat-Nya, malaikat, hari berbangkit, surga dengan segala kenikmatan yang ada, dan neraka dengan kesengsaraan yang terdapat di dalamnya.

يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ

Melaksanakan shalat secara terus menerus, lima waktu sehari semalam pada waktunya dengan memperhatikan segala persyaratan, rukun, sunah rawatib dan lain-lain.

وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ

Menginfakkan sebagian harta yang telah diberikan oleh Allah, dengan mengeluarkan zakat harta, membiayai diri, isteri, anak-anak dan orang tua serta bersedekah untuk fakir dan miskin.

وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

Membenarkan wahyu yang diturunkan kepada engkau wahai Rasul. Yaitu, Al-Qur’an dan Sunnah Nabawi.

يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ

Membenarkan kitab suci yang diturunkan oleh Allah kepada para rasul sebelum engkau, seperti Taurat, Injil dan Zabur.

وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ

Meyakini kehidupan di Akhirat, termasuk hisab, pahala dan hukuman. Mereka tidak pernah ragu tentang hal itu sedikitpun.

وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ

Yang ditunjuk dalam hal ini adalah orang-orang yang memiliki lima sifat diatas, dan memberitakan tentang petunjuk yang telah diberikan kepada mereka berupa keimanan dan amal saleh.

أُولَـٰئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ

Yang ditunjuk disini adalah orang-orang yang telah mendapatkan hidayah dan memberitakan bahwa adalah para pemenang dan pantas menempati surga yang telah disiapkan oleh Allah.

وَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

 

Allah memberitakan bahwa yang diturunkan kepada hamba dan Rasulnya berupa Al-Qur’an adalah kitab suci yang mulia dan besar yang tidak mengandung keraguan, tidak tersentuh oleh kemungkinan yang bukan wahyu sama sekali. Petunjuk dan cahaya yang terkandung dalam Al-Quran adalah untuk orang-orang beriman dan bertaqwa yang dapat membawanya ke jalan damai, bahagia dan kesempurnaan.

Allah menyebutkan dalam tiga ayat karakteristik orang-orang yang bertaqwa berupa beriman kepada yang ghaib, mendirikan shalat, membayar zakat, mempercayai kitab suci yang diturunkan oleh Allah, mempercayai Hari Akhirat. Allah memberitakan, dengan demikian, dapat dikatakan orang yang menerima Hidayah dari Allah. Mereka adalah pemenang di dunia dengan kesucian dan ketenangan dan di Akhirat ditempatkan di dalam Sorga.

 

Pesan Ayat:

  1. Memperkuat keimanan kepada Allah SWT, Kitab suci dan Rasul-Nya, mendorong seseorang untuk mencari petunjuk dari Al-Qur’an.
  2. Keterangan tentang keutamaan taqwa dan orangnya. Yaitu, orang-orang yang beriman dengan yang ghaib, mendirikan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki mereka; orang-orang yang beriman kepada yang diturunkan kepada engkau, dan apa yang diturunkan kepada orang sebelum engkau dan meyakini akan datangnya Hari Kiamat; merekalah yang mendapat petunjuk dari Allah, mereka pulalah yang disebut sebagai pemenang.

 

Penulis : H. Abbas Jamal dan Syahril Mukhtar

By : Admin /January 21, 2015 /Article, Blog /0 Comment

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


Warning: fsockopen() [function.fsockopen]: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known in /home/sloki/user/iiecacid/sites/iiec-edu.com/www/wp-content/plugins/sweetcaptcha-revolutionary-free-captcha-service/library/sweetcaptcha.php on line 71

Warning: fsockopen() [function.fsockopen]: unable to connect to www.sweetcaptcha.com:80 (php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known) in /home/sloki/user/iiecacid/sites/iiec-edu.com/www/wp-content/plugins/sweetcaptcha-revolutionary-free-captcha-service/library/sweetcaptcha.php on line 71
Couldn't connect to server: php_network_getaddresses: getaddrinfo failed: Name or service not known (0)