IIEC Goes to America – OVERSEAS PROGRAM 2015

Pelepasan siswa IIEC ke America

PhotoGrid_1441790346291

Dalam Islam, Hijrah adalah sebuah keniscayaan. Hijrah sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya, agar selalu terjadi pembaharuan. Baik dalam berpikir maupun berperilaku. Bahkan Rasulullah sampai menyarankan, “Jika kamu pergi ke suatu tempat , maka gunakanlah jalan lain saat kamu pulang.” Artinya, Rasulullah sangat menganjurkan umatnya untuk menambah wawasan dengan melihat dunia luar. Agar selalu bergerak, menuju kemajuan, menuju hal yang lebih baik. Einstein pun mengatakan hidup bagai mengayuh sepeda, keseimbangan hidup akan terjadi saat kamu terus bergerak ke depan.”
Ingat dengan pepatah, “Bagaikan katak dalam tempurung?” Ya! Jika seseorang tak pernah melangkahkan kakinya ke bagian lain dunia, yang ia tahu hanya dunianya yang sempit, maka ia akan merasa sudah hebat maka timbullah sifat ujub. Padahal ia tak tahu bahwa di luar dunianya banyak hal yang lebih hebat, lebih cerdas, lebih kaya, lebih modern, dan kelebihan lainnya. Ia tak tahu perkembangan jaman. Apa yang telah terjadi di dunia luar. Hal ini akan menimbulkan perasaan merasa paling menguasai dunia, padahal ia bukan apa-apa. Ia belum menjadi siapa-siapa. Bukankah ilmu padi sudah menggambarkan, semakin banyak pengetahuan yang kita miliki semakin kita menyadari kalau kita semakin kecil, semakin tak berarti, semakin rendah hati.

Banyak orang tua yang bertanya, mengapa harus ke barat? Mengapa bukan ke Yordania, atau Mesir atau negara Arab lainnya yang pernah menjadi sentral peradaban Islam dan diakhiri dengan umroh? Yang perlu kita ketahui di sini, saat ini kondisi Timur Tengah masih bergejolak, jadi untuk sementara dianggap belum cukup aman bagi para siswa apalagi dalam jumlah besar untuk menuju ke sana. Hal lainnya, mengapa Timur Tengah tidak dianggap tepat sebagai tempat hijrah karena peradaban Islam yang dulu berkembang pesat di sana telah tumbang oleh berbagai alasan, konflik internal misalnya. Sementara di negara-negara Eropa dan Amerika Utara, justru nilai-nilai Islam telah mendarah daging dianut oleh masyarakatnya. Itulah yang menjadi dasar utama pemilihan Amerika Serikat sebagai tujuan Overseas 2015.
Selain hijrah, Islam juga selalu mengajarkan agar umatnya membaca. Pengertian membaca yang dimaksudkan dalam Al Qur’an bukan dalam makna sempit, sebatas membaca Al Qur’an, kitab dan buku. Tetapi membaca dalam makna yang lebih luas. Membaca sunnatullah yang bertebaran di muka bumi. Membaca bukan hanya membaca ayat-ayat Al Qur’an tetapi lebih merujuk pada membaca alam. Segala yang bertebaran di muka bumi ini bisa kita “baca” karena selalu mengandung pembelajaran di dalamnya.

IIEC sebagai lembaga pendidikan yang menjadikan Al Quran sebagai sumber pembelajaran menjadikan kegiatan Overseas Program sebagai sarana bagi para siswa untuk “membaca”. Kepekaan membaca lingkungannya bisa menjadi bekal masa depan si anak. Steve Jobs dengan kepekaannya menyadari bahwa banyak orang yang menginginkan gadget yang mudah dioperasikan, canggih, dan cantik bentuknya. Ia membaca bahwa berpuluh tahun kemudian orang akan membutuhkan komputer jinjing yang bisa dipindahkan ke mana-mana dengan mudah karena manusia semakin mobile dan semakin terkoneksi dengan berbagai belahan dunia lainnya. Maka lahirlah Apple inc dengan segala produknya yang mengagumkan.

Kemampuan membaca sistem politik dan ekonomi negara lain, dapat menciptakan peluang bisnis. China adalah salah satu negara yang pandai membaca peluang bisnis. Dengan kemampuannya meniru berbagai produk dalam harga yang lebih murah, ia mampu menguasai pasar dunia. Ia bisa menciptakan produk apapun dalam harga terjangkau hingga akhirnya China bangkit menjadi salah satu raksasa ekonomi dunia.

PhotoGrid_1441802597400

Diharapkan, selama dalam kegiatan Overseas ini siswa diharap mampu membaca berbagai fenomena alam yang ada di negara tersebut untuk makin menambah keimanannya. Dengan membaca karakteristik warga negaranya, diharapkan siswa makin terbit rasa simpati dan empati pada sesama, semakin terdorong untuk memperbaiki diri. Dengan kemampuan membaca cara bersikap dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar diharapkan siswa mampu menjalin hubungan silaturahmi yang lebih baik dengan negara adidaya ini. Bukankah silaturahmi memanjangkan umur dan rejeki?

Begitu pun harapan yang disampaikan DR. Emil Abbas M pada pidato pelepasan siswa mengikuti kegiatan Overseas Program 2015. “Belajar Bahasa Ingris, bukanlah tujuan utama dari program Overseas, tapi bagaimana kalian belajar memaknai hidup dan membuka cakrawala pengetahuan yang lebih luas. Juga membentuk karakter percaya diri, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan membangun mimpi yang besar dengan melihat dunia yang luas di seberang sana. Tebarkanlah nilai-nilai Islami di muka bumi, untuk membawa Islam menuju kejayaan.”
Pesan ini disampaikan oleh Founding Father IIEC di asrama Teuku Umar yang dihadiri para peserta Overseas, serta para orang tua yang ingin melepas kepergian putra-putrinya.

Overseas program kali ini akan dilaksanakan di University of California San Diego (UCSD) yang diikuti para siswa dari IIHS, IISS dan IIBS yang semuanya berjumlah 167 siswa dan 13 chaperone yang bertugas mendampingi para siswa dalam kegiatan pembelajaran agar berlangsung tertib dan lancar. Berangkat dari hari Jumat tanggal 21 Agustus 2015 dan akan kembali lagi ke Jakarta pada tanggal 3 Oktober 2015.
Selain bertujuan memperluas wawasan para siswa, kegiatan ini juga akan digunakan sebagai ajang untuk memperkenalkan kekayaan budaya nusantara. Para siswa akan menampilkan berbagai tari-tarian dari berbagai suku di Indonesia di beberapa tempat pertunjukan yang prestisius di San Diego.

Para orang tua pasti tak sabar menunggu kabar dan penampilan para putra-putri berpentas di negara superpower Amerika Serikat.
Jalani kegiatan Overseas Programmu dengan penuh antusias dan semangat ya Nak!
Allahu Akbar! Allahuakbar…! Allah…..Allahuakbar..!

By : Admin /September 09, 2015 /Event, News /0 Comment

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*




  • Palma One Building Lt 4
    Jl. H.R. Rasuna Said Kav X-2 No.4
    Jakarta 12950