Mengenal Tanaman Asli San Diego – OVERSEAS PROGRAM 2015

IMG-20150911-WA0001

Kelas pagi di York 3000A pada 3 September 2015, Jeremy tutor kelas pagi itu mengajak kami mengenal berbagai macam tanaman asli San Diego yang tumbuh di sekitar kampus UCSD dan dijadikan sebagai pelengkap lansekap arsitektur sekaligus juga beberapa tanaman pendatang yang cocok tumbuh di iklim San Diego.

Pada awal terbentuknya daratan, California merupakan daerah yang dingin. Karena itu banyak pinus (pines) yang tumbuh di daerah ini. Walaupun saat ini San Diego memiliki iklim yang cenderung panas dan kering tapi di masa lalu, sebagai daerah dingin San Diego merupakan tempat yang cocok untuk tumbuhnya tanaman pinus yang merupakan ciri tanaman iklim subtropis. Pohon-pohon pinus di daerah San Diego sudah beradaptasi dengan cuaca terik dan kering sehingga tanaman tumbuh subur di sini. Di kampus UCSD sendiri, bahkan nama tempat kami makan siang dan malam adalah Restoran Pines Dining.

Jeremy mengajak para siswa menaiki bus untuk menuju pesisir pantai. Di sana banyak sekali tumbuh tanaman asli San Diego. Beberapa tanaman tersebut adalah sebagai berikut :

1. Holly Berry, tanaman bersemak ini banyak terdapat di bukit-bukit tandus California. Daunnya berwarna hijau terang, tebal dan bergerigi dengan bunga berwarna putih. Buahnya berbentuk bulatan-bulatan kecil berwarna hijau saat masih mentah dan menjadi merah ranum saat matang. Karena bentuknya yang cantik, pada saat hari Natal, buah dan bunga holly berrry digunakan sebagai stall, rangkaian bunga cantik berbentuk lingkaran yang dipajang di depan pintu. Perpaduan warna hijau dan merah terlihat kontras dan cantik. Konon, bukit tempat pusat pembuatan film di Los Angeles ini dulu dipenuhi oleh tanaman semak holly berry yang merah menyala sehingga disebut hollywood sampai sekarang.
2. Coffe Berry memiliki bentuk tanaman rumpun yang mirip dengan holly berry. Coffe berry adalah sejenis berry yang ketika tua berwarna hitam seperti warna kopi sehingga disebut coffe berry. Rasanya lumayan enak. Biasa digunakan sebagai pagar rumah

3. Sage Brush, memiliki bentuk seperti tanaman sage yang menjadi bumbu tapi dengan bau yang lebih tajam. Bunganya berbentuk tangkai panjang seperti lavender namun berwarna kuning pucat.

4. Lemon Berry, memiliki bentuk rumpun yang mirip dengan holly dan area berry tetapi tanpa buah dan daunnya jika kita sobek mengeluarkan bau seperti daun mangga yang dirobek, harum, dan agak asam.

5. Kaktus, banyak tumbuh di gurun-gurun dan tepi pantai (coast) California. Daunnya berdaging tebal untuk menyimpan air dan mengurangi penguapan. Kaktus memiliki bunga yang cantik yang kemudian menjadi buah dan bisa kita makan. Voila! Asik kan? Buah kaktus juga dijadikan bahan dasar minuman sarsaparilla oleh orang-orang keturunan Meksiko.

6. Buckwheat, berbentuk rumpun dengan bunga berwarna putih yang menutupi seluruh rumpun tanaman. Dari kejauhan, rumpun buckwheat yang sedang berbunga putih akan terlihat cantik sekali. Jika sudah menua, bunga buckwheat berubah menjadi coklat lalu mengering dan menunggu musim berganti dengan tanaman baru.

Suasana terik siang itu tak mengurangi semangat para siswa untuk mempelajari tanaman baru. Semangat girls!

By : Admin /September 11, 2015 /Event, Information, News /0 Comment

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*




  • Palma One Building Lt 4
    Jl. H.R. Rasuna Said Kav X-2 No.4
    Jakarta 12950